Menteri luar negeri Iran mengatakan Trump mencoba ‘mengarang’ dalih untuk menyerang Iran


DUBAI – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Kamis menuduh Presiden AS Donald Trump berusaha mengarang dalih untuk menyerang Iran, dan berjanji Teheran akan membela diri dengan paksa.

Secara terpisah, seorang penasihat militer untuk pemimpin tertinggi Iran memperingatkan Trump “untuk tidak mengubah Tahun Baru menjadi berkabung untuk orang Amerika.”

Kata Zarif dalam sebuah tweet: “Alih-alih memerangi Covid di AS, @realDonaldTrump & kohort membuang miliaran untuk menerbangkan B52 & mengirim armadas ke wilayah KAMI. Intelijen dari Irak menunjukkan rencana untuk MEMANFAATKAN dalih perang.”

Militer AS telah menerbangkan pembom B-52 berkemampuan nuklir ke Timur Tengah untuk unjuk kekuatan ke Iran dan mengerahkan kapal selam nuklir ke Teluk, menurut laporan media.

Penumpukan itu dilakukan ketika Iran bersiap untuk mengadakan acara yang menandai peringatan pertama pembunuhan komandan militer Jenderal Qassem Soleimani dalam serangan AS di Irak.

“Iran tidak mencari perang tetapi akan TERBUKA & LANGSUNG membela rakyatnya, keamanan & kepentingan vitalnya,” tulis Zarif.

Hossein Dehghan, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan di Twitter: “Saya melihat di berita bahwa Amerika waspada karena takut akan balas dendam (atas pembunuhan Soleimani) dan telah menerbangkan dua pembom B-52 di atas Persia. Teluk.”

“Semua pangkalan militer mereka di wilayah itu ditutupi oleh rudal kami. Saya menyarankan penggusur Gedung Putih (Trump) untuk tidak mengubah Tahun Baru menjadi berkabung bagi orang Amerika,” kata Dehghan, mantan menteri pertahanan.

(Pelaporan oleh ruang berita Dubai; Penyuntingan oleh Jon Boyle dan Dan Grebler)


Source : Data HK