Penyanyi legendaris Meksiko Armando Manzanero meninggal karena komplikasi COVID-19


Komposer dan penyanyi Meksiko Armando Manzanero meninggal Senin pagi setelah berjuang melawan COVID-19 selama berminggu-minggu.

Manzanero, yang berusia 85 tahun, meninggal di sebuah rumah sakit di Mexico City, Society for Authors and Composers di Meksiko mengonfirmasi kepada CNN. Dia dirawat di rumah sakit pada pertengahan Desember setelah dites positif COVID-19, CNN melaporkan pada saat itu.

Manzanero adalah seorang komposer yang produktif, dengan lebih dari 600 lagu atas namanya, menurut masyarakat. Lagu-lagunya diinterpretasikan oleh artis dari seluruh dunia, termasuk Elvis Presley, Dionne Warwick, Perry Como, penyanyi Spanyol Raphael, dan sesama bintang Meksiko Luis Miguel.

Latin Recording Academy, yang memberikan penghargaan Latin Grammy, mengungkapkan simpatinya. “Armando Manzanero menerima Penghargaan untuk Keunggulan Musik dan merupakan pemenang Grammy Latin, serta teman baik yang sekarang telah tiada,” kata organisasi itu.

“Kami merayakan hidup dan karyanya. Kehilangan yang tak tergantikan bagi dunia musik Latin. Kami bersama keluarga Manzanero dalam kesedihan mereka.”

Manzanero memenangkan Grammy Latin pada 2001 untuk albumnya “Duets.”

Dia kemudian memenangkan penghargaan Prestasi Seumur Hidup pada tahun 2014, menjadi orang Meksiko pertama yang menerima penghargaan ini.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menyampaikan belasungkawa.

“Armando Manzanero adalah orang yang sensitif, seorang pria rakyat. Itu sebabnya saya meratapi kematiannya,” katanya dalam konferensi pers, Senin. “Dia juga seorang komposer hebat.”

Manzanero akan dikremasi di Mexico City dan jenazahnya akan dibawa ke kampung halamannya di Merida, di negara bagian Yucatan.

Meksiko terpukul parah oleh pandemi virus korona, mencatat 1.383.434 kasus virus korona dan 122.426 kematian, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Source : Bandar Togel Terpercaya