Tiga ditangkap di India karena memukuli lumba-lumba yang terancam punah sampai mati


NEW DELHI, INDIA – Polisi menangkap tiga orang di negara bagian Uttar Pradesh, India utara pada hari Jumat karena memukuli lumba-lumba yang terancam punah sampai mati dengan kapak.

Dalam sebuah video yang dibagikan secara luas di pers India dan di media sosial, sekelompok pria ditampilkan memukuli lumba-lumba Gangetic dengan tongkat dan tongkat sebelum salah satu dari mereka menancapkan kapak ke tubuhnya.

“Insiden itu terjadi pada 31 Desember dan kami telah menangkap tiga orang sehubungan dengan serangan itu,” kata polisi setempat Dinesh Prasad kepada AFP melalui telepon.

Menurut Dana Margasatwa Dunia, hanya ada antara 1.200 dan 1.800 spesies terancam punah yang tersisa di dunia.

Prasad mengatakan motif pembunuhan mamalia laut yang juga dikenal sebagai lumba-lumba Sungai Gangga itu masih belum jelas.

Lumba-lumba tak bernyawa itu ditemukan di sebelah kanal oleh petugas dari departemen kehutanan setempat, menurut laporan media India.

Dalam video tersebut, salah satu pria dalam kelompok tersebut terdengar mengatakan kepada para penyerang bahwa mereka “membunuh lumba-lumba tanpa alasan.”

Lumba-lumba – yang beratnya bisa mencapai 170 kilogram dan hanya bisa hidup di air tawar – hanya ditemukan di Nepal, Bangladesh dan India.

Source : Data HK